Blog EntryPertama Kali Siaran di RAS FM Apr 24, '07 5:36 AM
for everyone

Sore itu, jam menunjukkan pukul 16.30 tatkala aku menginjakkan kaki di studio RAS FM. Sejenak beristirahat untuk menyiapkan materi siaran yang akan aku sampaikan. Inilah pengalaman pertama siaran di radio.
            Bukan karena ingin terkenal, juga bukan karena ingin gaul. Tapi karena perusahaan tempat aku berkerja meminta para editornya secara bergantian mengisi acara bedah buku di radio, maka aku pun harus berani tampil meskipun minim pengalaman.

Sinergi antara penerbit dengan radio merupakan kerja sama positif yang menguntungkan kedua belah pihak. Di satu sisi, pihak radio punya acara menarik berupa bedah buku yang bisa mendekatkan dengan audiensnya. Sementara di pihak penerbit juga diuntungkan dengan adanya promosi yang punya jangkauan secara meluas. Selain itu, menarik audiens untuk membeli buku yang diproduksinya lewat dialog interaktif.

Buku berjudul "Tokoh-Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah" merupakan materi yang harus aku bedah pada sore itu. Sebelumnya, Pak Taufiq, selaku penyiar tetap di radio mempersilahkan membacakan biodata singkatku untuk selanjutnya mengajukan pertanyaan perihal faktor yang mendasari Pustaka Al-Kautsar menerbitkan buku tersebut. Saya jawab, bahwa ketika kami disodori naskah  buku ini yang berbahasa Arab, kami sangat tertarik mengingat masyarakat muslim Indonesia masih banyak yang belum mengenal tokoh-tokoh bersejarah umat Islam. Oleh karenanya, Pustaka Al-Kautsar yang masih concern terhadap penegakkan nilai-nilai Islam langsung menyambutnya untuk memberi pencerahan kepada umat Islam khususnya di Indonesia. Bukan hanya itu, Pustaka Al-Kautsar juga menerbitkan buku berjudul "Daulah Umawiyyah" yang akan dilanjutkan dengan "Daulah Abbasiyah" untuk mengenalkan sejarah umat Islam pada masa kejayaannya.

Demikianlah, setelah pemaparan disusul dengan pertanyaan dan diakhiri dengan kuis, selesailah acara tersebut dengan sukses. Ternyata, sinergi antara penerbit dan radio akan menghasilkan manfaat bagi kedua belah pihak. Pihak radio akan dianggap oleh audiensnya mempunyai acara "bergizi" sedangkan bagi penerbit selain mendongkrak penjualan bukunya, juga mencitrakan bahwa mereka menerbitkan buku bukan semata-mata bisnis, namun sebagai sarana dakwah yang dikemas secara profesional.

Wallahu A'lam.

Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help