Sebuah terobosan baru di bidang Personalia (HRD) dengan harapan bisa meningkatkan kinerja karyawan. Ya, bagian HRD mengadakan pemilihan karyawan teladan. Apa kriterianya? Antara lain, Absensi masuk harus 100% (seratus prosen); Kinerja di atas rata-rata; Tidak dalam masa hukuman, karena pernah teledor atau hal-hal lain yang merugikan perusahaan; Peduli Lingkungan, artinya mematikan AC, lampu, dll jika tidak diperlukan; Aktif dalam kegiatan yang diadakan perusahaan, semisal pengajian rutin setiap sabtu, aktif jamaah, dll; Sadar biaya, artinya lemburan tidak terlalu banyak, dll.
Akhirnya diumumkanlah karyawan teladan itu sabtu, 1 September 2007 seusai pengajian sabtu rutin yang disampaikan oleh pencaramah Ust. Abduh Zulfidar Akaha, Lc (Penulis buku Siapa Teroris, Siapa Khawarij). Karyawan teladan merupakan seleksi dari karyawan terbaik di setiap departemen. Di tempat kerjaku ada enam departemen, karyawan terbaik dari departemen HRD adalah Agus Rozali; dari dept. Marketing, Setiawan, dari dept. Gudang dan Werehouse, Sugiyono; dari dept. Keuangan, Abdullah Ali; dari dept. Redaksi, Yasir Maqosid, dari dept. Produksi, Ganjar.
Setelah semua calon berdiri, mulailah dewan juri—yang terdiri dari para manajer—menjemput calon yang bukan karyawan teladan, hingga tinggal satu calon yang masih tersisa, yang akan menyandang gelar karyawan teladan dan berhak mendapatkan uang tunai Rp.500.000. Tohir Bawazir selaku pemilik dan Direktur di tempat kerjaku akhirnya menyalami dan memberikan uang tunai sebagiai hadiah kepada karyawan teladan yang kali ini disematkan kepada Abdullah Ali. Ya, dialah karyawan teladan, yang telah mengabdikan daya dan upayanya demi kemajuan perusahaan, dan dia merupakan karyawan paling tua umurnya di tempatku bekerja, Pustaka Al-Kautsar.
Semoga dengan adanya penghargaan seperti ini bisa memacu semangat fastabiqul khairat (berlomba-lomba dalam kebaikan) sehingga efeknya kinerja perusahaan semakin meningkat dan tentunya kesejahteraan karyawan pun terangkat.