Blog EntryTips Membentengi Diri dari Aliran SesatNov 2, '07 4:57 AM
for everyone
            Munculnya kasus Al-Qiyadah Al-Islamiyah ke permukaan hanyalah sebagian kecil dari gunung es permasalahan keagamaan (baca; keislaman) di Indonesia. Sebenarnya masih banyak aliran sesat yang mengatasnamakan Islam dan memiliki pengaruh terhadap masyarakat.

Misalnya, di daerahku ada sebuah aliran yang pemimpinnya mengaku sebagai waliyullah. Salah satu ajarannya yang menyimpang adalah dalam melaksanakan puasa bulan Juli, karena katanya puasanya wali itu ya di bulan Juli. Adapun puasa bulan Ramadhan yang dilakukan umat Islam pada umumnya dikatakan puasanya orang awam. Bukan itu saja, di hari Jum’at pengikutnya dilarang untuk keluar rumah, karena katanya hari Jum’at adalah hari dimana banyak musibah dan bala` yang akan melanda. Dan, masih banyak lagi ajaran yang dibawanya yang sangat menyimpang

Untuk itulah, sudah menjadi kewajiban bagi setiap orang untuk membentengi dirinya, keluarganya, kerabatnya, dan masyarakatnya agar jangan sampai terpengaruh terhadap aliran-aliran yang menyesatkan. Naudzubillah min Dzalik.

Sekedar tips yang mungkin bisa diterapkan adalah :

1-     Jangan pernah mempercayai seseorang lebih dari kapasitasnya sebagai manusia. Biarpun orang itu mempunyai kemampuan di luar kebiasaan, semisal bisa berjalan di atas air atau terbang di awang-awang. Karena, kemampuan di luar kebiasaan bisa dimiliki oleh orang yang tidak mengenal agama sekalipun, misalnya tukang sihir yang bisa melakukan sihir padahal dia sama sekali tidak menyembah Tuhan.

2-     Hindari mengikuti ajakan teman atau siapa saja untuk mengikuti pengajian yang materinya menyimpang dari pakem yang ada. Meskipun pada awalnya seseorang bisa menilai ajaran itu menyimpang, namun jika terus menerus mengikuti pengajian atau pertemuan yang diadakan oleh kelompok aliran sesat, maka lama-lama dia akan terbawa dengan sendirinya.

3-     Konsultasikan setiap pemahaman agama yang dirasa “berbeda” dengan sahabat yang soleh. Alangkah baiknya jika bisa berkonsultasi langsung dengan ustadz, kyai, ulama, atau tokoh agama yang sudah terkenal kredibelitas ilmu agamanya.

4-     Bekali diri dengan pengetahuan Islam yang sudah mapan. Jangan membaca buku-buku yang “nyeleneh”, karena siapa tahu bacaan tersebut memang mengarah kepada aliran sesat.

5-     Senantiasa mendekatkan diri kepada Allah dalam setiap kesempatan. Baik dalam keadaan tenang maupun dalam keadaan jiwa yang sedang labil. Sebab, umumnya penganut aliran sesat dikarenakan kondisi kejiwaan mereka yang sedang labil.

            Semoga kita semua bisa menghindari dari segala aliran yang tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, supaya kita bisa menghadap Allah sebagai hamba-Nya yang selamat di akhirat.

Allahumma Ihdina Shirathaka Al-Mustaqim wa Tsabbit Qalbi Ala Dinika. (Ya Allah tunjukkanlah kami jalan-Mu yang luruh dan tetapkanlah hati kami senantiasa berada di agama-Mu)

 

 


Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help